Asuransi Allianz Penipu, Benarkah?

Asuransi Allianz penipu - Banyak kasus yang terjadi di bidang asuransi mengenai keluhan keluhan klaim asuransi yang ditolak, hasil tak sesuai setoran, dan polis hangus. Kasus tersebut tentu seolah membuat stigma negatif terhadap sebuah perusahaan asuransi tertentu yang seolah dicap penipu dan memilikil layanan mengecewakan. Salah satunya yang dicap penipu adalah allianz dari orang yang pernah menjadi nsabahnya. Tidak hanya allianz, prudential, sinar mas, CAR AXA dll pernah merasakan pandangan negatif dari bekas nasabah.

Apa benar allianz penipu atau mengecewakan atau memang nasabah yang kurang informasi mengenai asuransi? Untuk membuktikan benar tidaknya stigma negatif tersebut, maka akan saya sajikan beberapa surat pembaca dari pengalaman nasabah allianz dibawah ini :
Asuransi Allianz Penipu

Kasus Pertama, Klaim asuransi di tolak

Dari Irdhon Husni, alamat Griya Batuaji 03/18 Batam

Dengan ini saya mau membagi pengalaman klaim istri saya : no.polis: 11037502/B569 dengan keluhan perdarahan dari vagina dilakukan dilation and curettage dan dirawat RS swasta. Ditolak dengan alasan pasal 6 pengecualian karena berhubungan dengan perawatan kehamilan dan melahirkan. 1. Kenapa dalam Tabel pembedahan (surgical schedules) pada flexicare family klaim ditanggung : - kategori Maternity - Abortion, dilation and curettage - kategori bedah (intermediate) - kenapa bertolak belakang antara pasal 6 pengecualian dgn tabel pembedahan yang mencantumkan kategori maternity ditanggung klaim? Istri saya datang ke RS dengan keluhan perdarahan dari vagina/keguguran,kemudian dilakukan dilatasi kuretase oleh SpOG, kenapa klaim tabel pembedahan ditolak? 2. Bagaimana kalau istri saya kemudian hari mau melahirkan baik secara normal (vaginal delivery) maupun SC, akan ditolak juga klaimnya oleh Allianz? Sangat jelas ditabel pembedahan klaim ditanggung kategori maternity : - vaginal delivery & caesarian section.. Apa tetap saja ditolak dgn alasan termasuk pasal 6 pengecualian karena berhubungan dengan perawatan kehamilan dan melahirkan? 3. Saya diberi agen saya yg nggak ngerti masalah ini supaya menghubungi head of claims & medical management dan no Hp 081213336*** tak bisa dihubungi sampe sebulan (tidak aktif/fiktif??) serta customer care center yg cm mesin penjawab? serta sdh kirim email : Contactus@allianz.co,id yg tidak dibalas-balas? 4.Beginikah pelayanan Allianz indonesia? Terima kasih. Sumber : http://www.suratpembaca.web.id/detail/8910/Klaim+Asuransi+Allianz+Ditolak

Kasus kedua, H. Bambang Fahidin Eka Putra, Alianz Mengecewakan
Alamat : Jl. Pangeran Subekti No. 1034 RT.21 RW.06, Kel. 26 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Palembang

Kami pemegang polis Alianz no polis 000016694*** dan No Polis 000016693*** sangat merasa dirugikan menjadi nasabah mengikuti program asuransi Allianz terutama pada agen Zulteni Allianz Lampung. Dikarenakan :

1. Kenyataan tidak sesuai presentasi, rupanya Allianz menyalurkan dana ke mitra perusahaan jadi bukan Allianz menangani asuransinya.

2. Agen Zulteni Allianz Lampung berlaku curang dengan membuat perincian Top up 0 (Nol) di polis kami yang berarti dia mengutamakan mendapatkan komisi 30% tiap bulan dari premi yang kami bayarkan. Sehingga kami tidak mendapatkan nilai investasi bahkan selama 5 bulan saldo Premi kami menjadi 0 (NOL).

3. Allianz tidak bertanggung jawab dan tidak memberikan solusi atas permasalahan kami, bahkan terkesan lempar tanggung jawab serta carut marut dokumentasi surat menyurat yang sudah kami berikan.

4. konfirmasi dari kontak center melalui E-mail dan telepon sangat lamban, kami sebagai nasabah seolah-olah mengemis hanya untuk mendapatkan solusi dan informasi. Bahkan saat pembukaan premi pun 1 bulan kemudian baru di hubungi.

Kami merasa sangat kecewa dengan Allianz. Nama besar Allianz ternyata topeng penjarahan, tanpa ada solusi dengan mengeruk keuntungan dari nasabah. Kami menuntut pengembalian Uang kami selama 5 bulan pembayaran premi yang rupanya tidak sesuai dengan apa yang di presentasikan.

Kami mohon bantuan kepada Lembaga Pemantau Asuransi Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia agar mengawasi perusahaan asuransi apalagi kami anggap nama besar Allianz hanya topeng belaka. Kami menuntut dilakukan tindakan tegas kepada Agen Zulteni dan perusahaan Allianz.

Demikian Pengaduan kami semoga seluruh pembaca Kompas.com waspada terhadap Agen Perusahaan asuransi. Dan kejadian ini tidak berulang lagi. Kepada Kompas.com kami ucapkan terima kasih atas dimuatnya pengaduan ini.


Kasus Pertama murni karena miskomunikasi antara nasabah dan agen asuransi. Kadang memang agen asuransi tidak memahami betul mengenai pengecualian apalagi terkait penyakit khusus yang bukan keahliannya. Walau mereka paham pengecualiannya tapi hanya sekedar istilah. Oleh karena itu agen melemparkan ke atasannya.

Seharusnya allianz juga cepat tanggap keluhan tersebut, agennya yang tahu keluhan tersebut harus bertanggung jawab mengantarkan keluhan tersebut kepada atasannya, bukan melemparkan tanggung jawab.

Saran saya untuk allianz atau asuransi lainnya harus memiliki staf ahli yang mampu menjelaskan klasifikasi istilah yang memang dipandang asing oleh awam bahkan agen.

Kasus kedua, mungkin disini akan menjabarkan per poin mengenai kelihan diatas.

1. Perusahaan asuransi memang bukan murni pemain  atau pengelola keuangan langsung. Mungkin bisa bersifat broker, mengelola keuangannya di mitra. Asuransi hanya mengumpulkan dananya. Tapi tidak seluruh keuangannya, bisa saja uang yang digelontorkan berupa investasi.

2. Kadang memang ada agen pemasar yang nakal, tetapi itu belum tentu karena bisa saja investasi sedang minus. Tapi kalau saldo premi ini perlu anda ketahui aturannya. Bahwa dalam 1 tahun pertama biaya akui sisi itu 100 persen jadi tahun pertama saldo anda masih nol. Tahun kedua 85% Dan tahun 5-6 baru 0 biaya akuisi.

3. Ya mungkin memang layanannya yang buruk di kantor cabang daerah anda. Tidak semua kantor memiliki layanan buruk. Maka dari itu jika ada keluhan langsung datangi kantor cabangnya agar bisa konfirmasi langsung dengan ahlinya.

Disini saya tidak mengkultuskan pihak manapun, saya juga bukan bagian pihak asuransi. Namun saya hanya memberi informasi sesuai yang saya baca. Dari penjelasan tersebut memang faktornya adalah informasi yang disampaikan agen kurang mengena nasabah sehingga pelanggan yang terlanjur mengerti diakhir kecewa. Atau juga nasabahnya yang kurang aktif menanyakan hal hal tentang produk asuransi yang dipilihnya.

Allianz itu perusaaan asuransi besar, secaralegitas dapat dipercaya. Namun nama yang besar juga belum tentu memiliki layanan yang baik disetiap daerahnya. Jadi bagi anda yang ingin menjadi nsabah alianz pelajari produknya. Anda ingin dilindungi maka anda harus taat yang melindungi anda. Sekian, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Asuransi Allianz Penipu, Benarkah?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel