Mengenal Jasindo Syariah dan Produknya

Jasindo syariah adalah asuransi pelat merah yang tadinya unit usaha PT Asuransi Jasa Indonesia (persero). Jasindo melepas (spin-off) unit usaha syariah (UUS) miliknya untuk berdiri sendiri menjadi Jasindo Syariah. Spin off ini dilakukan  atas dasar dukungan pemerintah melalui peraturan OJK (POJK) terkait deregulasi dalam rangka stimulus pengembangan industri keuangan syariah. POJK tersebut mewajibkan perusahaan asuransi yang memiliki UUS melakukan pemisahan unit.

Selain PJOK, spin off juga berdasar pada Undang-Undang Perasuransian Tahun 2014 Pasal 87 ayat 1, seluruh perusahaan asuransi yang memiliki usaha syariah wajib memisahkan unit usahanya tersebut menjadi entitas tersendiri pada 10 tahun sejak peraturan tersebut berlaku. Peraturan peraturan tersebutlah yang membuat hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jasindo yang diadakan pada 27 April 2016 menghasilkan keputusan untuk melakukan spin off pada Asuransi Jasindo Syariah miliknya.

Jasindo syariah
PT. Asuransi Jasindo Syariah resmi Spin Off pada tanggal 2 Mei 2016 dari Induk usahanya PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero) setelah OJK memberikan izin operasinya dengan mengeluarkan keputusan No.KEP-22/D.05/2016. Acara spin off dihadiri oleh pejabat Otoritas Jasa Keuangan Direktur IKNB Syariah - Moch. Muchlasin dan segenap Direksi PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero) selaku pemegang saham. Mayoritas komposisi kepemilikan saham PT Asuransi Jasindo Syariah yang sebesar 96,5 persen dipegang PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero). Sedangkan 2,5 persen saham dimiliki Yayasan Kesejahteraan Karyawan  Jasindo dan satu persen sisanya dimiliki Dana Pensiun (Dapen) Jasindo.

PT Asuransi Jasindo Syariah merupakan satu satunya Perusahaan Asuransi Umum Syariah pertama di indonesia yang merupakan hasil spin off dari unit usaha syariah/Takaful. Untuk susunan manajemen Asuransi Jasindo Syariah antara lain Firman Sofyan sebagai direktur utama, Acu Kusnandar sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, dan Deddy Sofiar sebagai direktur operasional. Adapun jajaran dewan komisarisnya terdiri dari Soeranto sebagai komisaris utama dengan dua anggota komisarisnya, Devy Angga dan Abdul Rochman.

Dengan adanya perusahaan asuransi syariah BUMN atau milik pemerintah dapat menjadi kiblat dan leader sekaligus menjadi role model dalam bisnis asuransi umum syariah di indonesia, bukan hanya dalam mengejar posisi dalam kancah bisnis Syariah tapi juga menjalankan ajaran ajaran Syari dalam lingkaran bisnis khususnya bidang asuransi.

Produk Produk Asuransi Syariah

PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) menyatakan tetap fokus menggarap produk asuransi kendaraan pasca resmi melakukan spin off dari induk usaha PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) PT Asuransi Jasindo Syariah akan mengutamakan dan menyiapkan produk asuransi untuk menglindungi masyarakat yang menjalankan perjalanan, yakni  ibadah haji dan umroh.

Produk asuransi haji ini termasuk ke dalam jenis produk asuransi perjalanan. Ada tiga jenis produk asuransi haji, yaitu paket Silver, Gold, dan Mabrur. Besaran premi asuransi haji paket silver sebesar Rp75 ribu per peserta, paket gold sebesar Rp100 ribu per peserta, dan paket mabrur Rp250 ribu per peserta.

Jasindo Syariah juga berencana menambah variasi produk asuransinya. Ketiga produk yang tengah dalam tahap pengembangan itu berupa asuransi Madani untuk meng-cover kecelakaan, asuransi kecelakaan bagi anak sekolah, dan asuransi perjalanan religi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Jasindo Syariah dan Produknya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel