Besar Santunan Jasa Raharja 2017 Untuk Kecelakaan

Kabar gembira !!! diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, dan PMK Nomor 16/2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan. Pemerintah melalui PT Jasa Raharja menaikkan nilai santunan asuransi kecelakaan transportasi umum dan korban kecelakaan lalu lintas pada tahun ini.

Peningkatan besaran santunan sendiri dilakukan karena telah terjadi perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi, antara Iain kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan, dan kenaikan biaya penguburan. Selain peningkatan nilai santunan, menurut Sri mulyani, Menkeu RI mengatakan akan memberikan manfaat baru berupa penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan penggantian biaya ambulans karena dapat berperan menyelamatkan jiwa korban di saat kritis.

Peningkatan nilai santunan juga pengaruh dari kenaikan biaya pajak kendaraan yang telah berjalan pada tahun ini. Namun secara besaran iuran wajib maupun sumbangan wajib ke jasa raharja masih tetap, karena negara menganggap bahwa proyeksi keuangan yang disusun oleh PT Jasa Raharja menunjukkan ketahanan dana untuk memberikan kenaikan santunan, meski besaran iuran wajib dan sumbangan wajib tidak dinaikkan.

Pokok Perubahan

Perubahan dalam PMK tersebut ada beberapa pokok yang mengalami perubahan sebagai berikut:
  1. Besar santunan dan tambahan manfaat baru kepada korban kecelakaan penumpang umum di darat, sungai/danau, feri/penyeberangan, laut dan korban kecelakaan lalu lintas jalan naik sebesar 100 persen untuk santunan bagi ahli waris korban yang meninggal dunia, untuk penggantian biaya perawatan dokter, untuk penggantian biaya penguburan, dan manfaat baruberpa penggantian biaya ambulans dan penggantian biaya P3K.
  2. besar santunan dan tambahan manfaat baru kepada korban kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di udara naik 100 persen untuk penggantian biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris), dan juga mendapatkan manfaat baru penggantian biaya ambulans dan P3K. Hanya saja, santunan bagi ahli waris kepada korban meninggal dunia dan penggantian perawatan dokter tidak mengalami kenaikan.
  3. iuran wajib untuk dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/dananu, feri/penyeberangan, laut dan korban kecelakaan lalu lintas jalan tidak mengalami kenaikan. Keempat, mekanisme pengenaan denda karena keterlambatan pembayaran sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan.  
Kedua PMK ini ditetapkan pada tanggal 13 Februari 2017 dan akan berlaku secara efektif pada tanggal 1 Juli 2017.  


Berikut rangkuman perubahan besar santunan dana kecelakaan lalu lintas jalan sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 15 dan 16 Tahun 2017
  1. Santunan meninggal dunia (ahli waris) : Ketentuan lama Rp 25 juta, ketentuan baru Rp 50 juta
  2. Santunan cacat tetap (berdasarkan persentase tertentu, maksimal) : Ketentuan lama Rp 25 juta, ketentuan baru Rp 50 juta
  3. Santunan biaya perawatan luka-luka (maksimal) : Ketentuan lama Rp 10 juta, ketentuan baru Rp 20 juta
  4. Manfaat tambahan (baru) : Ketentuan lama tidak ada, ketentuan baru ada penggantian biaya P3K (maksimal) Rp 1 juta dan penggantian biaya ambulans (maksimal) Rp 500 ribu.
  5. Biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris) : Ketentuan lama Rp 2 juta, ketentuan baru Rp 4 juta.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Besar Santunan Jasa Raharja 2017 Untuk Kecelakaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel