Pajak Jasa Konsultan dan Contoh Perhitungannya

Seorang konsultan adalah seorang yang berkerja secara pribadi atau badan usaha yang menyediakan jasa konsultasi bagi kliennya. Jasa konsultasi tersebut berupa temuan, kesimpulan dan rekomendasi untuk kepentingan klien. Jenis jenis jasa konsultasi adalah jasa implementasi, penyediaan staff dan pendukung, saran profesional, transaski dan produk.
Pajak Jasa Konsultan
Pajak Jasa Konsultan

Kaitannya soal pajak, konsultan dikenakan beban pajak PPh sesuai tertuang dalam peraturan berikut ini,

UU PPh Pasal 23
  • Imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan, dan jasa lain selain jasa yang telah dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 UU PPh.
  • Tarif pemotongan untuk  jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi dan jasa konsultan 2% dari jumlah bruto atas imbalan.
  • Tarif 2% berlaku untuk jasa konsultan dari badan usaha resmi baik sebagai pemberi atau pengguna jasa konsultasi
UU PPh Pasal 21

 Jika konsultan perseorangan maka dikenakan PPh 21, bukan PPh 23. Berdasarkan UU PPh pasal 21 tentang jenis pekerjaan jasa konsultan termasuk dalam :
  • tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri dari pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris .
  • Penghasilan Konsultan diperoleh didasarkan pekerjaan yang telah selesai dan bersifat berkesinambungan baik berdasarkan perjanjian tertulis dan kontrak sesuai keadaan, pasal 17 ayat 1 a dan 1 c.
  • Pemotongan berlaku setelah Penghasilan bruto dikurangi 50% penghasilan dan PTKP terbaru.
  • Tarif yang berlaku adalah sesuai dengan PPh 21, Baca selengkapnya [ Tarif PPh 21]
Ketentuan lain:
  • Bagi yang tidak memiliki NPWP dikenakan PPh lebih tinggi 20%.
  • Tidak berlaku PPh final berdasarkan PP 46 Tahun 2013
PTKP 2016 Untuk Pegawai Tidak tetap

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan tentang PTKP 2016, PPh  pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas yang penghasilannya kurang dari Rp 450.000 per hari  atau 4.500.000 per bulan atau Rp 54.000.000 per tahun  tidak dikenakan pemotongan penghasilan.

Contoh Perhitungan 1

Perusahaan NOVIA sebuah perusahaan berbasis aplikasi digital menggunakan jasa pengembangan software dari Perusahaan SAMSUL yang merupakan penyedia jasa bidang aplikasi mobile. Dalam kontraknya mereka menyepakati nilai kontrak sebesar 100 Juta.

Sebut jenis PPh dan Perhitunganya!

Kita lihat ke bagian UU Pasal 23 mengenai jasa konsultan berbadan usaha resmi, tarif yang ddikenakan adalah 2%. Jadi perhitungannya adalah

PPh 23 = 2% x 100.000.000 = 2.000.0000

Contoh Perhitungan 2

Mamat mendapatkan tugas untuk melakukan jasa SOP Kegiatan dari Pemda Jakarta. Dari situ Mamat mendapatkan penghasilan Rp 15.000.000 dalam 1 minggu penyelesaiannya. Mamat ini tidak punya NPWP jadi berapa PPh 21 yang dikenakan?

Dalam hal ini, Mamat dikenakan PPh21, namun sebelumnya sudah dikurangi 50% bruto dan PTKP per hari 450.000

Bruto
Pengurangan
50% x 15.000.000

Penghasilan tidak kena Pajak
450.000 x 7
Penghasilan Kena Pajak
PPh 21
5% x 3.350.000
15.000.000

7.500.000 -
7.500.000

3.150.000 -

3.350.000


Perhitungan ini tidak berlaku untuk jasa konsultan kontruksi, karena beda perhitungannya.
Baca : Pajak jasa Kontruksi

Demikian kiranya penjelasan mengenai perhitungan Jasa konsultan, semoga bermanfaat

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pajak Jasa Konsultan dan Contoh Perhitungannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel